0
Sahadewi.com - Minum air putih bisa menyehatkan tubuh, Apalagi disaat bulan Ramadhan sekarang ini. Banyak tips terapi minum air putih yang disarankan oleh banyak sumber, terkadang membuat seseorang menganggap, dengan semakin banyak minum air, akan menyehatkan tubuh seseorang. bahkan ada yang menyarankan untuk mengonsumsi air putih sesuai dengan kebutuhan per hari yaitu 8 gelas.
Sangat disarankandilakukan pada pagi hari saat baru bangun tidur untuk minum air putih dalam jumlah cukup, yang berfungsi membantu membersihkan pencernaan serta ginjal dan memperlancar detoksifikasi.
Akan tetapi dokter dan pihak medis tetap menyarankan agar Anda tak sekaligus menenggak 2 gelas air putih di pagi hari. Ini akan memperberat fungsi kerja ginjal. Saran ini sangat di anjurkan oleh Ketua Umum Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia (PERDOKI), dr. Nusye E. Zamsiar, MS, SpOK.
“Kalau minum air banyak sekaligus di pagi hari bukan membersihkan ginjal malah membebani kerjanya,” ungkapnya.
Yang terjadi mulai malam hari kondisi ginjal yang dalam kondisi stabil karena tidak banyak bekerja, Dengan kondisi seperti ini ginjal bisa kaget dengan serbuan air yang langsung banyak. Sebagai akibatnya fungsi ginjal bisa terganggu.
Harus anda ketahui bahwa proses air yang masuk ke dalam tubuh melalui pencernaan, akan langsung diserap dalam metabolisme. Air akan langsung membawa banyak zat tak berguna keluar dan melewati ginjal untuk menyaringnya.
Apabila dengan waktu singkat Anda memasukkan jumlah air yang banyak, misalnya 1 liter ke dalam tubuh, maka kasihan sekali ginjal yang bekerja super keras.
Dalam suatu kesempatan yang dilakukan kegiatan diskusi yang diikuti oleh 17 ahli di seluruh dunia mengeluarkan sebuah pedoman aman dalam mengonsumsi air agar tidak berlebihan.
“Tujuan utama kami adalah mengedukasi masyarakat agar mengonsumsi air sesuai kebutuhan agar tidak kekurangan atau justru berlebihan karena keduanya sama-sama tak baik bagi kesehatan,” ungkap dr Tamara Hew Buttler, profesor dari  Universitas Oakland.
Bahaya konsumsi air yang berlebih, biasanya dilakukan oleh salah satu profesi yang sangat berisiko mengalami kelebihan konsumsi air atau overhidrasi adalah atlet. Hasil penelitian yang dilakukan, bahwa kematian para atlet pelari marathon atau pesepakbola sering dikaitkan dengan kondisi yang juga dikenal sebagai Exercise Associated Hyponatremia (EAH).
Dimana pada saat overhidrasi, ginjal akan kewalahan karena dipaksa menyaring cairan dalam jumlah besar. Selain itu natrium dalam tubuh juga tidak akan bisa bersaing dengan jumlah air sehingga memicu pembengkakan sel yang pada kasus berat bisa menyebabkan kematian.
Efek samping yang mungkin terjadi ketika mengalami overhidrasi antara lain pusing, mual, bengkak di beberapa bagian tubuh yang menyebabkan kenaikan berat badan. Sedangkan pada kasus yang lebih berat adalah seseorang akan merasakan sakit kepala begitu hebat, muntah, kejang hingga koma yang mengancam jiwa.
Sebagai tindakan pencegahan pada saat kondisi ini, para ahli menyarankan para atlet untuk minum ketika haus, tidak lebih dan tidak kurang. Idealnya buat kaum laki-laki membutuhkan asupan air sekitar 3,7 liter sehari, sedangkan perempuan membutuhkan asupan air sekitar 2,7 liter.
Sedangkan atlet yang akan melepaskan keringat lebih banyak (natrium hilang melalui keringat), disarankan untuk menambah asupan air sebanyak 1.5 sampai 2.5 gelas sehari. Minum minuman olahraga yang mengandung sodium bisa mengganti dan menyeimbangkan asupan air sehingga mengurangi risiko mengalami overhidrasi atau EAH,”

Posting Komentar

 
Top